
Keputihan tidak selalu merupakan kondisi normal. Perubahan warna, bau, serta munculnya gejala lain dapat menjadi tanda Infeksi Menular Seksual. Oleh karena itu, keputihan abnormal sangat dianjurkan untuk segera diperiksakan ke dokter, bukan diobati sendiri.
Sayangnya, banyak penderita IMS tidak menyadari gejalanya karena keluhan awal sering menyerupai keputihan biasa.
Ketahui Keputihan Normal dan Keputihan Akibat IMS
Keputihan normal biasanya berwarna bening atau putih susu, tidak berbau menyengat, dan tidak disertai gatal atau nyeri. Kondisi ini berkaitan dengan perubahan hormon dan berfungsi menjaga kebersihan vagina.
Sebaliknya, keputihan akibat IMS umumnya disertai perubahan warna, bau, dan keluhan lain, karena adanya infeksi bakteri, parasit, atau virus yang ditularkan melalui hubungan seksual, seperti klamidia, gonore, atau trikomoniasis.
Ciri-Ciri Keputihan Karena Infeksi Menular Seksual
Beberapa tanda keputihan berikut perlu diwaspadai karena dapat mengarah pada IMS:
1. Perubahan Warna Keputihan
Keputihan yang berwarna kuning pekat, kehijauan, abu-abu, atau berbusa sering dikaitkan dengan infeksi menular seksual tertentu. Perubahan warna ini menunjukkan adanya proses infeksi pada saluran reproduksi.
2. Bau Tidak Sedap atau Menyengat
Bau amis, busuk, atau menyengat yang menetap, terutama setelah berhubungan intim, dapat menjadi tanda infeksi akibat bakteri atau parasit yang ditularkan melalui hubungan seksual.
3. Gatal dan Rasa Terbakar
Keputihan akibat IMS sering disertai gatal hebat, rasa panas, atau perih pada vagina dan area sekitarnya akibat peradangan jaringan.
4. Nyeri Saat Buang Air Kecil atau Berhubungan Intim
Nyeri saat buang air kecil, rasa tidak nyaman saat berhubungan intim, atau nyeri panggul merupakan gejala lanjutan yang menandakan infeksi mulai memengaruhi saluran kemih atau organ reproduksi.
5. Disertai Luka atau Perdarahan Tidak Normal
Keputihan yang disertai luka, lepuhan, pembengkakan, atau perdarahan di luar siklus haid merupakan tanda serius yang memerlukan pemeriksaan medis segera.
Mengapa Keputihan Akibat IMS Perlu Penanganan Cepat?
IMS yang tidak ditangani dengan tepat dapat menimbulkan komplikasi jangka panjang, seperti:
- Infeksi berulang dan semakin berat
- Gangguan kesuburan
- Penyebaran infeksi ke organ reproduksi bagian dalam
- Penularan ke pasangan seksual
Karena itulah, keputihan yang mencurigakan tidak dianjurkan untuk diobati sendiri tanpa pemeriksaan dokter.
Penanganan Keputihan Akibat IMS di Klinik Utama Pandawa
Deteksi dan penanganan dini di Klinik Utama Pandawa dapat membantu mencegah komplikasi serta menjaga kesehatan Anda secara menyeluruh.
Di Klinik Utama Pandawa, penanganan keputihan yang dicurigai sebagai IMS dilakukan secara profesional, aman, dan rahasia, meliputi:
- Konsultasi medis menyeluruh
- Pemeriksaan fisik dan penunjang laboratorium
- Pengobatan sesuai penyebab infeksi
- Edukasi pencegahan untuk mencegah kekambuhan dan penularan ulang
Pendekatan ini membantu pasien mendapatkan hasil pengobatan yang optimal sekaligus menjaga kesehatan reproduksi jangka panjang.
